Dokter Kami Sahabat Anda

Selasa, 14 Oktober 2014

BAHAYA NYATA DIBALIK SISI MODIS

Wanita dan penampilan memang dua hal yang tidak akan pernah bisa dipisahkan. Setiap generasi baru yang muncul pasti diikuti dengan membawa ciri khas fashion yang menjadi ciri khasnya generasinya. Trend berbusana memang bersifat dinamis dan selalu berubah-ubah, demikian pula trend busana saat ini.
Sejak beberapa tahun belakangan, trend pakaian yang cenderung ketat dan menonjolkan lekukan tubuh memang terus digandrungi oleh banyak orang. Hal ini tentu berkaitan dengan sisi praktis, modis dan terkesan easy going yang bisa di combine untuk acara formal maupun untuk sekedar hang out. Tetapi tahukah anda dari sisi medis, bahwa ada sejumlah potensi bahaya dibalik sejumlah pakaian atu celana yang slimfit ini, diantaranya :


  1. Mengganggu mobilitas usus
    Penggunaan celana yang terlalu ketat dapat mengganggu motilitas dari usus. Hal inilah terkait dengan efek dimana seseorang akan merasa tidak nyaman atau sakit pada perut setelah dua atau tiga jam setelah makan.
  2. Memicu pembekuan pembulu darah
    Penggunaan pakaian ketat juga mengganggu gerakan tubuh yang dapat memicu timbulnya pembekuan darah di dalam pembuluh darah, membuat aliranh darah terganggu, menyebabkan varises dan gangguan yang di akibatkan jenis pakaian ketat dalam jangka waktu yang lama adalah membuat bentuk tubuh menjadi buruk dan merusak tulang punggung.
  3. Mengganggu kesuburan wanita
    Hasil penelitian di Inggris, menyebutkan bahwa endometriosis (suatu gangguan yang sering mengakibatkan gangguan kesuburan pada wanita) diduga karena disebabkan kebiasaan seseorang yang selalu memakai pakaian ketat selama bertahun-tahun. Menggunakan pakaian ketat akan memicu sel-sel endometrium (selaput lendir rahim) untuk melarikan diri dari rongga rahim lalu berdiam di indung telur.
  4. Memperburuk kualitas sperma
    Berdasarkan sebuah penelitian disebutkan bahwa penggunaan pakaian ketat menyebabkan penurunan kualitas sperma pria sebanyak 40 juta per mililiter. Setelah dilakukan penelitian mendalam ternyata masalahnya masih terjadi pada skrotum lapisan yang melindungi penis. Suhu yang tidak normal pada skrotum karena sering ditekan oleh celana jeans ketat bisa berakibat buruk pada kualitas sperma karena tumpukan keringat yang tidak bisa keluar disekitar penis tentu akan menimbulkan jamur yang akan meningkatkan suhu testis dalam produksi sperma.
  5. Menyebabkan pingsan
    Terdengar agak ekstrim memang, tapi hal ini memang sering dialami oleh beberapa wanita. Ini diakibatkan adanya tekanan pada daerah paru-paru yang mengakibatkan nafas terasa berat.
  6. Menaikkan asam lambung
    Terlalu ketat dalam berpakaian juga akan menyebabkan naiknya cairan asam lambung karena tekanan yang terlalu besar pada perut. Hal ini dapat meningkatkan tekanan di daerah abdominal yang akan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.

Bagi pembaca yang masih memerlukan informasi lebih lanjut tentang bahaya dari pakaian ketat dan potensi penyakit yang bisa muncul, silakan konsultasikan atau datang langsung ke Rumah Sakit Komplementer “Canon Medicinae Indonesia” Jalan Tubagus Ismail VII No.21 Dago Kota Bandung Provinsi Jawa Barat – INDONESIA Phone: +62 - (022) 253-1000 / Fax. (022) 251-6663 / Mobile: +62 – 0812.2023.2009 (Ginjal) / +62 – 0878.9537.5000 (Diabetes Mellitus) / +62 – 0856.9518.6000 (Kanker) / +62 - 0822.1848.2898 (Jantung) PIN Blackberry: 7E8C39F5 (UMUM), 7EBA27CF (KANKER), 7E7C3491 (GINJAL) (Rumah Sakit Komplementer Canon Medicinae Indonesia hanya ada di Kota Bandung – Provinsi Jawa Barat – INDONESIA).

Team Farmasi RS Komplementer “Canon Medicinae Indonesia” – Kota Bandung – Jawa Barat INDONESIA.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar